Satu Kendaraan Satu Barcode per Hari, Pemkot Kotamobagu dan Pertamina Ketat Pantau Penyaluran BBM di SPBU
14:47:59 2026-09-05 WITA | 23Kotamobagu - Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu bersama PT Pertamina Patra Niaga SulutGo resmi menerapkan skema pengawasan ketat penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) guna mengurai antrean kendaraan di wilayahnya. Melalui kebijakan baru, setiap kendaraan kini hanya diizinkan melakukan pengisian BBM menggunakan barcode sebanyak satu kali dalam sehari.
Langkah ini dipastikan setelah jajaran Pemkot Kotamobagu bersama perwakilan Pertamina melakukan pemantauan langsung di empat lokasi strategis pada Sabtu (5/9/2026), yakni SPBU Kotobangon, SPBU Moyag, SPBU Matali, dan SPBU Mongkonai.
Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kotamobagu, Melky Mokoginta, S.T., menjelaskan bahwa kebijakan pengisian BBM satu kali sehari per barcode ini merupakan kesepakatan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Polres Kotamobagu, Kodim 1303 Bolaang Mongondow, Pertamina, serta para pengelola SPBU se-Kota Kotamobagu.
"Apabila ada kendaraan yang sudah melakukan pengisian BBM di salah satu SPBU, misalnya di SPBU Mongkonai, maka pada hari yang sama kendaraan tersebut tidak dapat lagi melakukan pengisian di SPBU mana pun di wilayah Kota Kotamobagu. Penerapan aturan ini sesuai dengan arahan Bapak Wali Kota Kotamobagu guna mengurai antrean dan memastikan penyaluran BBM berjalan lancar bagi masyarakat," tegas Melky.
Selain pembatasan kuota pengisian bulanan dan harian via barcode, Pemkot Kotamobagu juga mendorong rekayasa jalur di SPBU untuk mempercepat durasi pelayanan. Khusus di SPBU Kotobangon dan SPBU Mongkonai, pengelola diminta menyediakan jalur terpisah antara kendaraan roda dua dan Becak Motor (Bentor).
"Pemisahan jalur ini penting agar pengemudi Bentor—yang merupakan transportasi publik andalan warga dalam beraktivitas harian—tidak perlu mengantre terlalu lama," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sales Branch Manager (SBM) II Fuel PT Pertamina Patra Niaga SulutGo, Aditya Taufiq Ramadhan, menegaskan bahwa ketersediaan BBM untuk wilayah Kota Kotamobagu berada dalam kondisi aman.
"Kami memastikan stok BBM untuk Kota Kotamobagu tetap tersedia dan menjadi prioritas penyaluran kami. Masyarakat tidak perlu panik karena kami menjamin penyaluran, khususnya BBM jenis Pertalite, aman dan tidak ada kekosongan," ujar Aditya.
Pertamina juga memberikan peringatan tegas kepada seluruh pengelola SPBU agar memperketat verifikasi di lapangan. Petugas SPBU diwajibkan mencocokkan antara data barcode dengan plat nomor kendaraan yang mengisi BBM.
"Kami mengingatkan seluruh pengelola SPBU untuk tidak melayani pengisian BBM berulang maupun pengisian yang tidak wajar. Jika ditemukan indikasi penyalahgunaan, SPBU dapat langsung melaporkannya kepada Aparat Penegak Hukum yang siaga melakukan pengawasan di lapangan," pungkasnya.
Aditya menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau mata rantai distribusi secara menyeluruh, mulai dari proses pemesanan SPBU, pengiriman dari depot, hingga penyaluran akhir kepada konsumen.
Kegiatan pemantauan lapangan ini turut dihadiri oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kotamobagu, Noval C. Manoppo, S.E., M.E., Checker Fuel II PT Pertamina Patra Niaga, Daffa Aslam, serta jajaran pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Kotamobagu. (AdminKominfoKK)
-
Antrean Kendaraan Berangsur No..
Kotamobagu - Situasi antrean kendaraan di s... -
Satu Kendaraan Satu Barcode pe..
Kotamobagu - Pemerintah Kota (Pemkot) Kotam... -
Pasokan BBM Kembali Normal, Pe..
Kotamobagu - Pemerintah Kota (Pemkot) Kotam...