Perluas Jangkauan Makan Bergizi Gratis, SPPG Kini Hadir di Desa Kopandakan I Kotamobagu
10:31:48 2026-04-01 WITA | 58Kotamobagu - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu pilar strategis nasional terus memperkuat cengkeramannya di Kota Kotamobagu. Hal ini ditandai dengan diresmikannya fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terbaru yang berlokasi di Desa Kopandakan I, Kecamatan Kotamobagu Selatan.
Kehadiran SPPG ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang bertujuan untuk memastikan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi generasi muda. Fasilitas ini diproyeksikan mampu melayani kebutuhan gizi kurang lebih 1.100 siswa di wilayah tersebut.
Dalam peresmian tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan, Sahaya S. Mokoginta, S.STP., M.E., hadir membacakan sambutan tertulis Wali Kota Kotamobagu. Dalam arahannya, ditegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan konsumsi, melainkan investasi jangka panjang.
"Pagi hari ini kita patut bersyukur karena kembali bertambah satu fasilitas SPPG di wilayah Kota Kotamobagu. Ini menunjukkan adanya kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat bagi masyarakat," ujar Sahaya saat membacakan sambutan Wali Kota.
Pemerintah Kota berharap program ini secara konsisten dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), menciptakan generasi yang sehat dan produktif, serta menjadi instrumen penting dalam menekan angka stunting di daerah.
Selain fokus pada kesehatan, program MBG terbukti memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga sekitar. Keberadaan SPPG di Desa Kopandakan I menciptakan lapangan kerja baru yang melibatkan tenaga lokal, mulai dari pengelola, juru masak, hingga tim distribusi.
Selain itu, rantai pasok bahan pangan juga akan menyerap produk dari pelaku usaha dan petani di tingkat desa, sehingga menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.
"Program ini memiliki efek berganda (multiplier effect), tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dan membuka peluang kerja," lanjut isi sambutan tersebut.
Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan peringatan keras kepada para petugas dan pengelola SPPG agar tidak main-main dengan standar mutu. Kualitas gizi dan kebersihan makanan menjadi harga mati dalam pelaksanaan program.
“Kualitas gizi harus menjadi prioritas utama. Pastikan setiap makanan yang disajikan memenuhi standar gizi seimbang, higienis, dan aman untuk dikonsumsi. Jangan hanya mengejar kuantitas, tetapi kualitas harus benar-benar terjaga,” tegas Sahaya menyampaikan pesan Wali Kota.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kotamobagu Selatan, Kapolsek Kotamobagu Selatan, Danramil Kotamobagu, Sangadi Desa Kepandakan I Suharto Mokolanut, Ketua Yayasan Mapalus Makin Perkasa Dr. Pegi Pangemanan, SE., MA., beserta jajaran, serta seluruh petugas SPPG.
Pemerintah Kota memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Mapalus Makin Perkasa dan seluruh pihak yang terlibat. Masyarakat juga diajak untuk aktif mengawasi jalannya program agar manfaatnya benar-benar dirasakan tepat sasaran dan berkelanjutan. (AdminKominfoKK)
-
Wali Kota Kotamobagu Sampaikan..
Kotamobagu - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah... -
Kerja Sama RI-Korea: Internet ..
Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Republik Kore... -
Perluas Jangkauan Makan Bergiz..
Kotamobagu - Program Makan Bergizi Gratis (...