Kotamobagu Cetak Sejarah, Jadi Daerah Pertama di Sulut yang Terapkan Siskeudes Non Tunai
15:24:50 2026-07-01 WITA | 696Kotamobagu - Pemerintah Kota Kotamobagu berhasil mengukir prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan daerah. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang bekerja sama dengan Bank SulutGo (BSG), Kotamobagu sukses melaksanakan uji coba (pilot project) implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Transaksi Non Tunai (TNT).
Keberhasilan uji coba yang dilaksanakan di Desa Pontodon Timur dan Desa Bungko ini menempatkan Kota Kotamobagu sebagai daerah pertama di Provinsi Sulawesi Utara sekaligus daerah kedua di seluruh Pulau Sulawesi yang sukses menerapkan sistem digitalisasi tersebut.
Menurut Kepala DPMD Kota Kotamobagu, Chelsia Paputungan, ST., ME., capaian membanggakan ini tidak lepas dari atensi dan dukungan penuh dari jajaran pimpinan daerah, yaitu Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, S.PM., bersama Wakil Wali Kota, Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H.
Sejak awal, pasangan kepala daerah tersebut terus mendorong DPMD untuk bergerak cepat menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait digitalisasi dan transparansi keuangan di tingkat desa.
"Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota juga meminta kami untuk terus memperkuat koordinasi dengan Bank SulutGo sebagai mitra perbankan. Hal ini dilakukan agar implementasi sistem dapat berjalan dengan baik, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Chelsia.
Dalam pelaksanaan pilot project tersebut, Desa Pontodon Timur dan Desa Bungko terbukti sukses melakukan transaksi pemindahbukuan. Keberhasilan ini terwujud berkat integrasi antara:
-
Aplikasi Siskeudes Transaksi Non Tunai (TNT).
-
Sistem Cash Management System (CMS) milik Bank SulutGo.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu dalam mendukung transformasi digital. Sistem ini dirancang untuk menciptakan pengelolaan keuangan desa yang jauh lebih:
-
Transparan – Setiap aliran dana tercatat secara digital.
-
Akuntabel – Meminimalisir risiko penyimpangan anggaran.
-
Efektif & Efisien – Memangkas birokrasi dan waktu transaksi konvensional.
Meskipun mencetak prestasi sebagai pelopor di Sulawesi Utara, Chelsia menegaskan bahwa keberhasilan uji coba ini bukanlah akhir dari program, melainkan sebuah awal dari lompatan besar. Target berikutnya adalah memperluas sistem ini ke seluruh desa yang ada di Kota Kotamobagu.
"Kami berharap seluruh pemerintah desa dapat mempersiapkan diri dengan baik sehingga penerapan transaksi non tunai dapat berjalan optimal. Sistem ini akan semakin memperkuat keamanan dalam pengelolaan keuangan desa, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Kotamobagu berkomitmen penuh untuk terus memberikan pendampingan intensif kepada seluruh pemerintah desa selama proses transisi. Diharapkan, modernisasi ini dapat meminimalkan risiko penggunaan uang tunai fisik sekaligus menghadirkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, modern, dan tepercaya. (AdminKominfoKK)
-
META Menghadap Komdigi, Sepaka..
Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digita... -
Kotamobagu Cetak Sejarah, Jadi..
Kotamobagu - Pemerintah Kota Kotamobagu ber... -
Komdigi: Operasi Spam Judol Me..
Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digita...