Urai Antrean BBM, Pemkot Bersama TNI-Polri Pantau SPBU di Kotamobagu dan Terapkan Batas Pengisian 25 Liter
09:46:03 2026-09-04 WITA | 31Kotamobagu - Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengambil langkah cepat guna mengurai antrean kendaraan di sejmlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pemkot bersama unsur TNI, Polri, dan instansi terkait menggelar peninjauan langsung di beberapa titik SPBU di wilayah Kota Kotamobagu, Kamis (3/9/2026).
Pemantauan difokuskan pada tiga lokasi utama, yakni SPBU Kotobangon, SPBU Moyag, dan SPBU Matali. Langkah ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi antrean kendaraan serta memastikan pelayanan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada masyarakat berjalan tertib.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kotamobagu, Noval C. Manoppo, S.E., M.E., menyampaikan bahwa peninjauan lapangan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam merespons dinamika yang dirasakan warga beberapa hari terakhir.
“Hari ini kami mengunjungi tiga SPBU yang ada di wilayah Kota Kotamobagu, yakni SPBU Kotobangon, SPBU Moyag, dan SPBU Matali. Kegiatan ini dalam rangka untuk memantau langsung kondisi antrean kendaraan dan pelayanan SPBU kepada masyarakat yang ingin mendapatkan BBM,” ujar Noval di sela-sela peninjauan.
Sebagai solusi konkret dalam mempercepat pengisian dan mengurai antrean, Pemkot Kotamobagu telah mengimbau seluruh pihak pengelola SPBU untuk memberlakukan pembatasan sementara volume pengisian BBM untuk setiap kendaraan.
“Untuk mengurangi antrean kendaraan, kami telah mengimbau kepada pihak pengelola SPBU agar untuk sementara waktu menerapkan pembatasan pengisian BBM, yakni setiap kendaraan mendapatkan jatah maksimal 25 liter. Kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat proses pengisian dan mengurangi waktu tunggu masyarakat, sehingga antrean kendaraan dapat segera terurai dan pelayanan dapat berjalan lebih tertib dan lancar,” jelasnya.
Noval menambahkan bahwa koordinasi intensif terus dibangun bersama pengelola SPBU dan pihak Pertamina. Pemkot juga mengingatkan warga agar tidak panic buying atau membeli BBM dalam jumlah berlebihan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan dan tetap membeli sesuai dengan kebutuhan, sehingga ketersediaan BBM dapat terjaga dan dapat memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat," tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan pemantauan gabungan tersebut antara lain Kabag Ops Polres Kotamobagu AKP Rusdin Zima, S.E., Pasi Intel Kodim 1303/Bolaang Mongondow Kapten Inf. Muyassir, S.I.P., Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kotamobagu Melky Mokoginta, S.T., serta jajaran personel TNI, Polri, dan instansi teknis terkait. (AdminKominfoKK)
-
Pasokan BBM Kembali Normal, Pe..
Kotamobagu - Pemerintah Kota (Pemkot) Kotam... -
Urai Antrean BBM, Pemkot Bersa..
Kotamobagu - Pemerintah Kota (Pemkot) Kotam... -
Atasi Antrean Panjang, Pemkot ..
Kotamobagu - Pemerintah Kota (Pemkot) Kotam...