Fenomena Penataan Median Jalan Paloko-Kinalang, Pemkot Jelaskan Dasar Penataan
13:46:47 2026-10-08 WITA | 198Kotamobagu - Pemerintah Kota Kotamobagu menyampaikan penjelasan terkait penataan Jalan Paloko-Kinalang yang dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan fungsi jalan, keselamatan, kenyamanan pengguna, penerangan, fasilitas pedestrian, dan penataan vegetasi.
Sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, S.STP., M.E., memiliki peran dalam membantu Sekretaris Daerah mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan serta menyinergikan pelaksanaan tugas perangkat daerah. Dalam posisi tersebut, Sahaya turut memberikan penjelasan terhadap hal-hal yang berkembang di ruang publik, terutama yang berkaitan dengan proses dan kebijakan penataan kawasan.
Menurut Sahaya, penyampaian informasi diperlukan agar berbagai penjelasan teknis dari perangkat daerah dapat dipahami sebagai bagian dari satu proses pemerintahan yang saling berkaitan.
“Kalau ada penjelasan dari beberapa perangkat daerah yang berbeda penekanannya, itu lebih karena masing-masing melihat dari aspek teknis dan kewenangannya. Semuanya merupakan bagian dari proses penataan Jalan Paloko-Kinalang,” ujar Sahaya.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan pohon di median perlu dilihat secara proporsional. Penghijauan tetap menjadi bagian penting dalam penataan, namun vegetasi pada ruang jalan juga harus disesuaikan dengan aspek keselamatan, jarak pandang, penerangan dan ruang gerak pengguna jalan.
Hal tersebut antara lain mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05/PRT/M/2012 tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan, yang memberikan pedoman mengenai penempatan vegetasi sesuai fungsi ruang jalan.
“Ketentuan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menata vegetasi. Untuk median, ada kriteria tertentu yang perlu diperhatikan, termasuk jenis dan ketinggian tanaman. Untuk median dengan lebar 1,5 meter, ketinggian pohon perlu disesuaikan dan tidak boleh lebih tinggi dari lampu penerangan, agar tidak mengganggu pancaran cahaya, jarak pandang maupun keselamatan pengguna jalan,” jelas Sahaya.
Sahaya mengatakan, median Jalan Paloko-Kinalang akan diperkecil. Sementara itu, penghijauan tetap dipertahankan melalui penempatan vegetasi yang sesuai pada bahu jalan, baik di sisi kiri maupun kanan.
“Pohon lama dievaluasi dengan melihat kondisi dan karakter masing-masing. Dulu pertumbuhannya belum sebesar dan setinggi seperti sekarang. Seiring waktu, ukuran batang, tinggi, tajuk dan perkembangan akar berubah. Karena itu, kondisi saat ini perlu dilihat kembali, termasuk kesesuaiannya dengan fungsi median, jarak pandang, penerangan dan keselamatan pengguna jalan,” jelas Sahaya.
Menurutnya, evaluasi tersebut merupakan bagian dari penyesuaian ruang jalan agar vegetasi tetap dapat dipertahankan pada lokasi yang lebih sesuai dengan karakter dan fungsi jalan.
“Penghijauan tetap menjadi bagian dari penataan. Yang kita perhatikan adalah bagaimana vegetasi dapat ditempatkan pada ruang yang sesuai, termasuk di bahu jalan kiri dan kanan,” katanya.
Sebagai bagian dari jajaran pimpinan Sekretariat Daerah, Sahaya juga menekankan pentingnya melihat penataan Jalan Paloko-Kinalang secara menyeluruh, bukan hanya dari satu aspek.
“Masukan masyarakat tentu penting. Pada saat yang sama, penataan ruang jalan perlu mengikuti fungsi dan ketentuan teknis yang berlaku. Kita ingin Paloko-Kinalang tetap nyaman digunakan masyarakat sekaligus aman bagi seluruh pengguna jalan,” ujarnya.
Pemerintah Kota Kotamobagu menyampaikan terima kasih atas seluruh masukan, saran maupun kritik yang disampaikan masyarakat terkait penataan Jalan Paloko-Kinalang. Setiap pandangan yang berkembang menjadi bagian penting dalam melihat pelaksanaan pembangunan dari berbagai perspektif.
Sebagai wujud keterbukaan pemerintah dan komitmen untuk terus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat, setiap masukan akan menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan penataan, dengan tetap memperhatikan ketentuan teknis, kepentingan masyarakat serta aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Dengan demikian, penataan Jalan Paloko-Kinalang diarahkan untuk menghadirkan ruang jalan yang lebih tertib, aman, terang dan nyaman, dengan tetap mempertahankan unsur penghijauan melalui penempatan vegetasi yang disesuaikan dengan fungsi ruang jalan. (AdminKominfoKK)
-
Dua Tahun Komdigi, Meutya Hafi..
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya ... -
Fenomena Penataan Median Jalan..
Kotamobagu - ... -
Pemkot Kotamobagu Perkuat Peng..
Kotamobagu - ...